Bagaimana Alur Klaim Asuransi Kesehatan? Cek Disini

Bertemu lagi dengan kami Jasa Konsultasi Asuransi Kesehatan Surabaya, kali ini kami akan membahas mengenai alur klaim asuransi kesehatan. Asuransi kesehatan dinilai memiliki banyak manfaat yang dapat membantu dalam memproteksi kesehatan. Tidak sedikit orang mengalami kesulitan untuk mencari dana pengobatan dengan biaya cukup tinggi. Maka dari itu, masyarakat mulai beralih pada asuransi kesehatan untuk membantu biaya pengobatan apapun. Di lain sisi, masih ada sebagian dari mereka yang kurang mengerti tentang alur klaim asuransi kesehatan, meski prosedur tersebut telah dijelaskan oleh agennya dan ada dalam buku polis. Karenanya berikut cara klaim asuransi kesehatan:

Ingin Konsultasi Asuransi Kesehatan? Hubungi Nomor HP/WA : 081803081010

Alur Klaim Asuransi Kesehatan

Pada alur klaim asuransi terdapat dua macam tipe perawatan, yaitu rawat inap dan rawat jalan. Berikut rincian alur klaimnya:

1. Rawat Inap

Rawat Inap
Sumber Foto : Futuready.com

Alur pertama adalah klaim untuk tipe perawatan rawat inap:

a. Penuhi Syarat Untuk Melakukan Klaim

Salah satu syarat utama alur klaim asuransi kesehatan adalah masa aktif premi asuransi Anda. Hal ini karena Anda tidak dapat melakukan klaim apabila premi dalam keadaan tidak aktif. Maka pastikan telah melunasi seluruh cicilan premi. Selain itu, pastikan juga polis asuransi tidak dalam masa tenggang atau terdapat pengecualian tertentu seperti jenis penyakit atau metode perawatan yang dikecualikan, terutama jika polis Anda pernah mengalami lapse.

b. Menghubungi Pihak Asuransi

Anda harus menghubungi pihak asuransi sebelum melakukan rawat inap atau paling lambat saat keadaan darurat, 2×24 jam setelah rawat inap. Anda dapat menghubungi agen asuransi kesehatan yang telah dipilih atau pihak pelayanan medis dari perusahaan asuransi.

c. Sertakan Dokumen Pendukung

Pada saat menghubungi pihak asuransi ini Anda harus menyertakan identitas diri yang meliputi, nama sesuai yang tertera di polis dan KTP, tanggal lahir, nomor telepon, nomor polis, nama rumah sakit atau dokter yang ingin dituju, surat rujukan dari dokter, gejala, dan kondisi medis yang terjadi dari penyebab Anda harus rawat inap di rumah sakit tersebut.

Baca Juga : Perkembangan Asuransi Kesehatan di Indonesia Tahun 2022

d. Pemilihan Rumah Sakit

Biasanya setelah perusahaan asuransi menerima data Anda, mereka akan memberikan referensi rumah sakit untuk dijadikan rekanan, meskipun dapat memilih sendiri rumah sakit yang diinginkan asalkan masih termasuk dalam daftar rumah sakit rekanan perusahaan asuransi tersebut.

Hal ini karena melakukan perawatan di rumah sakit rekanan, akan membuat Anda tidak perlu membayar biaya perawatan dimuka sehingga tidak perlu mengeluarkan uang jaminan lagi. Namun, daftar dari rumah sakit rekanan asuransi seringkali berubah-ubah. Untuk itu, sebaiknya Anda memeriksa dulu daftar terbaru dengan menghubungi perusahaan asuransi.

e. Penyelesaian

Setelah sampai di rumah sakit tunjukkan kartu asuransi Anda dan serahkan urusan administrasi pada pihak rumah sakit. Seluruh biaya perawatan akan ditanggung oleh pihak asuransi Anda selama biaya tersebut masih di dalam batas maksimal yang tercantum di polis.

Untuk itu, Anda harus mengetahui batas maksimal melakukan klaim asuransi kesehatan. Hal ini karena jika sudah mencapai batas maksimal selisih biaya harus ditanggung sendiri oleh pihak tertanggung.

2. Rawat Jalan

Rawat Jalan
Sumber Foto : Ciputrahospital.com

Cara klaim berikut ini juga berlaku untuk fasilitas rawat inap di rumah sakit non-provider, yang mana pihak tertanggung harus mengeluarkan sendiri biayanya dan pihak penanggung akan melakukan pembayaran kembali setelah keluar dari rumah sakit. Berikut rinciannya:

Ingin Konsultasi Asuransi Kesehatan? Hubungi Nomor HP/WA : 081803081010

  • Mengisi formulir dengan menyertakan informasi secara lengkap dan benar.
  • Setelah itu nasabah harus melengkapi dokumen persyaratan klaim berikut:
    • Bukti telah melakukan pembayaran selama perawatan dan tanda terima asli.
    • Laporan lengkap dari dokter asli.
    • Rincian biaya pengobatan dari dokter asli.
    • Biaya obat-obatan dan jasa yang diberikan rumah sakit.
  • Pastikan untuk mengajukan klaim secepatnya karena ada setiap perusahaan asuransi menerapkan masa kadaluarsa dalam mengajukan klaim.
  • Pada saat menyertakan tagihan dari rumah sakit, Anda harus memastikan bahwa data yang diisikan sudah benar, mulai dari penulisan nama, tanggal perawatan, nama dokter, dan data polis yang berkaitan demi mencegah keterlambatan proses pembayaran klaim.
  • Selain itu, perhatikan juga diagnosis dan tindakan yang dilakukan karena dapat menghambat persetujuan klaim. Artinya, redaksional kata dalam data diagnosis harus ditulis secara jelas agar pihak asuransi mudah memahami.

Baca Juga : Kelebihan dan Kekurangan Asuransi Kesehatan

Cara Agar Klaim Asuransi Kesehatan Berhasil

Cara Agar Klaim Asuransi Kesehatan Berhasil 
Sumber Foto : Flatworldsolutions.com

Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan supaya klaim asuransi bisa berhasil, diantaranya adalah:

1. Pastikan Selalu Membayar Premi

Saat memutuskan untuk memiliki asuransi kesehatan, sebaiknya juga pertimbangkan mengenai premi yang harus dibayar setiap bulannya. Apakah penghasilan bulanan Anda dapat mencukupi untuk membayar setoran asuransi kesehatan.

Jika Anda tidak membayar premi secara berkala setiap bulan, nantinya malah akan menjadi beban tagihan yang cukup tinggi dan akan memberatkan. Karenanya, pastikan agar polis Anda tidak ada yang bolong atau lupa membayar premi bulanan.

2. Masa Aktif Asuransi Telah Lebih dari 30 Hari

Umumnya perusahaan asuransi menentukan masa aktif dari asuransi kesehatan setelah 30 hari. Karenanya, bila Anda akan melakukan pengobatan ke rumah sakit kemungkinan besar tidak akan diterima atau ditolak jika kurang dari 30 hari, kecuali dalam kondisi mendesak seperti kecelakaan. Maka pastikan bahwa masa aktif atau umur polis sudah lebih dari 30 hari sejak mengajukan untuk menggunakan manfaat asuransi kesehatan tersebut.

3. Pastikan Membaca Klausul Pengecualian

Setelah Anda resmi memiliki asuransi kesehatan dan mendapatkan polis, maka ada ketentuan dalam polis yang harus diperhatikan, seperti klausul pengecualian. Misalnya, untuk penyakit berat seperti jantung koroner, kanker dan jenis penyakit berat lainnya bisa mengajukan klaim minimal setelah 6 bulan.

Artinya, bila Anda memiliki riwayat penyakit berat sebelum mendaftar asuransi kesehatan, maka jangan terburu-buru untuk mengklaimnya, cobalah menunggu 6 bulan hingga 1 tahun untuk bisa mengklaim. Selain itu, perusahaan asuransi biasanya tidak menanggung penyakit yang memang sudah ada sebelum Anda membuat asuransi kesehatan.

Baca Juga : Isi UU Asuransi Kesehatan Nasional yang Wajib Diketahui

4. Metode Bayar Belakangan (Reimbursement)

Pada asuransi kesehatan terdapat metode reimbursement atau bayar belakangan. Saat melakukan pengobatan, Anda harus membayar sendiri biaya pengobatan tersebut terlebih dahulu, dan akan diganti di akhir oleh pihak asuransi kesehatan. Berikut prosedur dari reimbursement:

Dalam metode reimbursement ada 2 tipe bentuk klaim, yaitu form klaim nasabah terhadap perusahaan asuransi, dan yang kedua form surat keterangan dokter yang merawat. Demikian saat menuju rumah sakit, pastikan membawa kedua form tersebut dan berikan kepada susternya dan mereka akan mengisi dengan disertai cap rumah sakit.

Jika sudah selesai, Anda akan mendapatkan kuitansi tagihan pengobatan dari rumah sakit tersebut. Silakan fotocopy kuitansi tersebut dan minta pihak rumah sakit untuk melegalisasi karena nantinya kuitansi asli akan diminta oleh pihak asuransi.

Jadi Anda akan memiliki 3 buah dokumen, 2 buah form klaim dan 1 buah kuitansi. Silakan lengkapi data dengan fotokopi KTP dan fotokopi buku rekening. Berikan dokumen-dokumen tersebut pada bagian departemen klaim perusahaan asuransi dan Anda cukup memantau prosesnya melalui telepon. Biasanya setelah maksimal 14 hari baru akan menerima uang ganti sebesar yang tercantum pada kuitansi dari pihak asuransi tersebut.

Itulah alur klaim asuransi kesehatan yang bisa dilakukan sekaligus tips agar proses klaim berjalan lancar. Diharapkan dengan memahami cara ini Anda bisa mengajukan klaim dengan lancar dan tanpa hambatan. Untuk produk asuransi terbaik, jangan lupa selalu pastikan pada asuransi AIA. Ada banyak pilihan produk yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan dan juga budget.

Ingin Konsultasi Asuransi Kesehatan? Hubungi Nomor HP/WA : 081803081010

Leave a Comment