Kenali Perbedaan Asuransi Jiwa dengan Tabungan, Apa Saja?

Bertemu lagi dengan Jasa Konsultasi Asuransi Jiwa Surabaya, kali ini kami akan membahas perbedaan asuransi jiwa dengan tabungan. Meskipun sama-sama dapat difungsikan sebagai simpanan masa depan namun asuransi jiwa dan tabungan tidaklah sama. Perbedaan asuransi jiwa dengan tabungan yang paling utama adalah dari segi manfaat yang diberikan. Meskipun memang sebenarnya manfaat dari asuransi jiwa dan tabungan sebenarnya dapat saling melengkapi.

Ingin Konsultasi Asuransi Jiwa? Hubungi Nomor HP/WA : 081803081010

Asuransi jiwa dan tabungan bahkan sudah bisa dibedakan hanya dengan melihat apa pengertiannya saja. Kedua produk finansial tersebut memiliki definisi yang tidak sama yang nantinya akan berhubungan dengan manfaat yang diperoleh nasabah. Tabungan hanya bersifat penyimpanan uang dengan aman di bank sementara asuransi mempunyai manfaat lebih dari itu.

Perbedaan Asuransi Jiwa dan Tabungan

Jika kita menabung di bank maka dana yang tersimpan tersebut dapat diambil kapan saja tanpa adanya batas waktu atau jatuh tempo. Setelah sejumlah uang diambil maka otomatis saldo akan terpotong. Manfaat tabungan yang paling menonjol untuk dirasakan nasabah adalah keamanan dalam menyimpan uang dan kemudahan untuk mengambil uang ketika membutuhkannya.

Berbeda dengan produk asuransi dimana tujuan penyetoran dana yang disebut premi adalah untuk mengalihkan risiko atas hal buruk yang mungkin terjadi kepada pihak lain yaitu perusahaan asuransi. Asuransi memberikan manfaat berupa perlindungan atau proteksi kepada nasabah dari musibah seperti kecelakaan, sakit bahkan meninggal dunia.

Nah, berangkat dari pengertian asuransi dan tabungan diatas maka dapat ditemukan beberapa perbedaan diantara keduanya yang dilihat dari berbagai faktor yaitu sebagai berikut :

Baca Juga : Pengertian Polis Asuransi Jiwa dan Istilah-Istilah Penting

1. Biayanya

Biayanya
Sumber Foto : Paralife.com

Ketika nasabah ikut sebagai peserta asuransi maka yang bersangkutan diharuskan membayar sejumlah dana secara berkala yang disebut sebagai premi. Mengapa premi tersebut harus dibayarkan? Tujuannya adalah supaya nasabah bisa memperoleh manfaat proteksi yang ditawarkan oleh asuransi tersebut.

Dengan membayar premi secara berkala misalnya setiap bulan maka nasabah hanya mengeluarkan dana yang jumlahnya relatif kecil untuk bisa mendapatkan kepastian atas kerugian yang kecil pada kemudian hari. 

Premi asuransi yang dibayarkan oleh nasabah tersebut mencakup biaya asuransi itu sendiri, dana untuk investasi, biaya pengelolaan, biaya akuisisi, biaya untuk pengalihan dana serta biaya administrasi. Sedangkan seperti sudah diketahui oleh masyarakat ketika kita menyimpan uang dalam bentuk rekening tabungan di bank maka hanya akan dikenakan biaya administrasi saja setiap bulannya.

2. Pemilik Dana

Perbedaan antara asuransi jiwa dan tabungan selanjutnya adalah siapa pemilik dana dari premi telah disetorkan. Beberapa literatur seperti Finance Zack dan Investopedia melansir bahwa pemilik dari dana premi yang telah disetorkan tersebut adalah perusahaan asuransi. Berbeda halnya kalau kita menabung di bank maka dana yang disetorkan tetap dimiliki oleh pemilik rekening tanpa adanya pengalihan kepemilikan dari nasabah kepada bank.

Ingin Konsultasi Asuransi Jiwa? Hubungi Nomor HP/WA : 081803081010

3. Dampak atas Risiko pada Nasabah

Dampak atas Risiko pada Nasabah
Sumber Foto : Kwhiteinsurance.com

Selanjutnya kita dapat melihat perbedaan asuransi jiwa dan tabungan melalui dampaknya terhadap risiko yang mungkin saja dihadapi oleh nasabah. Risiko atas diri nasabah telah dialihkan kepada pihak perusahaan asuransi bersamaan dengan pembayaran premi yang dilakukan oleh nasabah.

Dengan begitu maka nasabah dapat menghindarkan diri dari kerugian besar akibat risiko tersebut karena telah mengirimkannya kepada perusahaan asuransi. Ketika risiko yang dimaksud sebagaimana tertera dalam polis asuransi maka perusahaan asuransi menjadi pihak yang akan menanggungnya.

Hal tersebut jelas berbeda dengan tabungan dimana tidak terdapat pengalihan risiko atas kejadian yang mungkin dialami nasabah. Sehingga dengan kata lain hampir tidak ada dampak dana tabungan terhadap risiko yang dihadapi oleh nasabah. Jadi ketika nasabah mengalami sebuah risiko seperti kecelakaan atau sakit maka harus ditanggung sendiri yaitu dengan menggunakan tabungan miliknya untuk membiayai.

Baca Juga : Apa Itu Asuransi Jiwa Endowment? Ini Pengertian Lengkapnya

4. Dampak pada Aset Milik Nasabah

Dampak pada Aset Milik Nasabah
Sumber Foto : Livinator.com

Memiliki asuransi tidak akan berdampak pada aset nasabah dalam hal ini menambah jumlahnya. Bahkan mungkin sebaliknya karena harus membayar premi dapat mengurangi jumlah aset yang dimiliki oleh nasabah tersebut. Membayar premi wajib dilakukan nasabah kalau ingin asuransinya tetap aktif dan dapat memperoleh manfaatnya di kemudian hari.

Sebaliknya dengan mempunyai tabungan dan saldo terus bertambah dapat digunakan untuk menambah jumlah aset nasabah misalnya untuk membeli tanah, mobil dan sebagainya. Agar Anda dapat lebih mudah dan jelas dalam melihat perbedaan antara asuransi jiwa dengan tabungan silahkan simak pemaparannya di bawah ini.

A. Asuransi Jiwa

Asuransi adalah penggantian risiko yang mungkin terjadi pada nasabah. Agar dapat memperoleh manfaat dan penggantian risiko tersebut nasabah harus memenuhi persyaratan serta ketentuan yang dicantumkan dalam polis asuransi.

Dana yang disetorkan secara berkala disebut premi dan mencakup seluruh dana yang harus dibayarkan nasabah untuk mendapatkan manfaatnya secara maksimal. Karakter dari asuransi diantaranya yaitu :

  • Merupakan sarana perlindungan atas kondisi finansial nasabah jika suatu saat terjadi risiko tertentu seperti kecelakaan, kebakaran, bencana alam dan sebagainya.
  • Besaran dan jumlah uang yang akan diterima oleh tertanggung sesuai dengan polis asuransi.
  • Terdapat keharusan untuk membayar uang premi secara berkala sesuai dengan ketentuan dalam polis asuransi.
  • Nasabah wajib membayar uang premi dengan jumlah yang sama dengan apa yang dicantumkan dalam polis asuransi.
  • Sifatnya adalah memberikan proteksi atau perlindungan atas risiko tertentu kepada tertanggung.
  • Klaim atas premi asuransi tidak sama dengan saldo pada tabungan dan harus memenuhi persyaratan serta ketentuan yang tercantum pada polis.
  • Tujuannya adalah untuk mendapatkan manfaat perlindungan atas suatu risiko yang mungkin dapat dialami oleh nasabah. Asuransi merupakan pengalihan risiko dari nasabah kepada perusahaan asuransi dengan cara membayarkan premi.

Baca Juga : Pengertian Asuransi Jiwa Kredit, Keuntungan dan Caranya

B. Tabungan

Pengertian dari tabungan adalah suatu kegiatan finansial untuk menyimpan setoran dana nasabah. Ketika dana tersebut digunakan nasabah otomatis saldo atau jumlahnya akan berkurang dengan jumlah yang sama dengan penggunaan. Karakter dari tabungan antara lain:

  • Tabungan adalah media atau sarana untuk menghimpun kekayaan atau menyimpan uang dengan aman.
  • Besar kecilnya uang yang diterima nasabah tergantung pada bunga dan jumlah setoran yang dilakukan.
  • Tabungan dilakukan dengan sukarela tanpa adanya keharusan apapun.
  • Besarnya dana yang disetorkan tidak harus sama jumlahnya tergantung dari keinginan nasabah saja.
  • Setoran bisa dilakukan kapan saja tanpa adanya jangka waktu tertentu.
  • Tabungan biasanya dilakukan secara individual dan bebas dilakukan dimana saja dan kapan saja.
  • Tabungan dapat digunakan untuk tujuan apa saja tanpa adanya kontrak tertentu. Misalnya Anda berencana untuk melakukan perjalanan liburan ke luar negeri 3 tahun mendatang maka bisa mempersiapkannya dengan cara menabung mulai sekarang.

Faktanya memang masih banyak masyarakat yang belum memahami benar apa perbedaan asuransi jiwa dengan tabungan sehingga sering terjadi kerancuan. Dengan mengetahui perbedaan diantara keduanya maka diharapkan dapat membantu Anda memilih produk asuransi jiwa yang paling tepat. AIA sebagai perusahaan asuransi terkemuka menawarkan produk-produk asuransi jiwa terbaik bagi Anda contohnya AIA PowerPro Life yang akan memberikan perlindungan hingga usia 75 tahun.

Ingin Konsultasi Asuransi Jiwa? Hubungi Nomor HP/WA : 081803081010

Leave a Comment