Arti Pure Risk dalam Asuransi Beserta Manfaat dan Contoh

Bertemu lagi dengan Jasa Konsultasi Asuransi Surabaya, kali ini kami akan membahas pure risk. Tahukah Anda jika dalam asuransi terdapat istilah pure risk? Istilah ini sangat penting untuk Anda pahami jika Anda akan mendaftar salah satu jenis produk asuransi yang ada. Pure risk adalah risiko asuransi yang mana hal tersebut adalah kerugian di masa depan yang tidak akan pernah bisa diprediksi sebelumnya.

Ingin Konsultasi Asuransi? Hubungi Nomor HP/WA : 081803081010

Dalam hal ini sesuatu dapat dikatakan sebagai risiko jika memang dapat merugikan dalam segi finansial, kerugian terjadi di luar perencanaan. Bahkan hingga menimbulkan kerugian fisik dan mental. Inilah penjelasan selengkapnya mengenai pure risk dalam asuransi.

Apa Itu Pure Risk dalam Asuransi?

Apa Itu Pure Risk dalam Asuransi?
Sumber Foto : Inmarketing.id

Pure risk merupakan salah satu jenis risiko utama dari asuransi. Hal ini adalah risiko murni yang mana risiko tersebut sudah pasti tidak akan menimbulkan kerugian bagi yang mengalaminya. Bilamana risiko ini terjadi, maka tidak akan ada kerugian ataupun keuntungan yang ditimbulkan. Dengan kata lain, jika suatu musibah tidak terjadi, maka Anda tidak akan mendapatkan keuntungan ataupun kerugian. Itulah yang dinamakan dengan pure risk atau risiko murni.

Baca Juga : 6 Manfaat Asuransi Kecelakaan Diri yang Wajib Diketahui

Jenis risiko yang satu ini bisa diasuransikan. Jika Anda mengalami suatu musibah yang termasuk dalam kategori pure risk, maka kerugian yang Anda dapatkan akibat dari musibah tersebut dapat diberikan biaya pertanggungan oleh asuransi. Dengan begitu, maka Anda tidak akan begitu banyak mengalami kerugian akibat suatu kejadian.

Dalam hal ini, Anda sangat disarankan untuk mendaftar pada perusahaan asuransi yang sudah kredibel dan memang profesional di bidangnya. Salah satu perusahaan terbaik di negeri ini adalah asuransi AIA. Di AIA, pelayanan terhadap risiko murni asuransi yang Anda alami akan dijelaskan dengan sangat detail. Di samping itu, proses klaim asuransi cepat dan dapat digunakan dengan sistem cashless atau tanpa pencairan uang secara tunai.

Manfaat Pure Risk Asuransi

Pure risk asuransi mempunyai beragam manfaat yang mungkin saja Anda belum mengetahuinya. Manfaat tersebut sudah pasti akan memberikan keuntungan kepada Anda sebagai pemegang polis asuransi. Akan tetapi, melihat beberapa contoh dari risiko murni, memang pasti tidak ada manfaat yang terukur jika hal itu benar-benar terjadi.

Ingin Konsultasi Asuransi? Hubungi Nomor HP/WA : 081803081010

Sebaliknya, Anda akan menghadapi dua buah kemungkinan. Di satu sisi, risiko ini mungkin tidak akan terjadi sehingga tak ada kerugian apapun yang akan ditimbulkannya. Sedangkan apabila terjadi, ada kemungkinan kerugian total yang tentunya cukup merepotkan jika tidak ada asuransi. Baik risiko murni pribadi, properti, dan kewajiban memang memiliki potensi yang serupa. Oleh karena itu, perusahaan harus melakukan upaya untuk meminimalisir adanya pure risk ini.

Jenis-Jenis Pure Risk

Jenis-Jenis Pure Risk
Sumber Foto : Inmarketing.id

Ada beberapa jenis pure risk dalam asuransi yang wajib untuk Anda pahami. Setiap jenis tersebut tentunya mempunyai karakteristik masing-masing. Apa saja jenis pure risk tersebut? Simak pembahasan selengkapnya dan pahamilah dengan seksama.

1. Risiko Pribadi

Risiko pribadi merupakan jenis risiko murni yang akan berpengaruh secara langsung kepada setiap individu terkait. Akibat adanya pengaruh ini, maka biasanya aka nada pendapatan yang menghilang dan biaya pun secara otomatis akan naik. Dalam hal ini Contoh nyatanya adalah  pengangguran yang dapat menimbulkan beban finansial dan hilangnya pendapatan pada diro seorang individu.

Saat risiko pribadi ada dan mengancam, biasanya tunjangan yang didapat selama bekerja pun akan berkurang atau menghilang. Di samping itu, biasanya terdapat pencurian kartu kredit yang mana hal ini sangat sering disalahgunakan. Akibatnya, banyak tanggungan yang akan dipikul oleh seorang individu.

Ingin Konsultasi Asuransi? Hubungi Nomor HP/WA : 081803081010

2. Risiko Tuntutan

Perusahaan juga harus menyiapkan diri dari risiko tuntutan yang terjadi. Sebaiknya siapkan budget untuk hal ini karena suatu saat mungkin terjadi. Contohnya ketika seseorang menuntut suatu perusahaan karena setelah terluka di jalan masuk yang masih termasuk area.

Setelah itu, orang tersebut menuntut biaya pengobatan, kerusakan, dan kehilangan pendapatan karena kejadian tersebut. Tidak hanya itu, tuntutan juga bisa terjadi karena seorang konsumen yang merasa tidak puas dan rugi. Tak heran jika akhirnya ia menuntut perusahaan karena kerugian tersebut.

Risiko tuntutan ini sangat mungkin kapan saja bisa terjadi. Selain menyiapkan budget yang cukup, Anda juga disarankan untuk mendaftarkan diri di asuransi AIA. Dengan begitu, jika nanti terjadi tuntutan, maka Anda sudah siap dan tidak perlu lagi memikirkan biaya yang akan digunakan karena itu sudah dicover penuh.

Baca Juga : Apa Itu Arti Indemnity dalam Asuransi? Ini Penjelasannnya

3. Risiko Properti

Risiko properti merupakan sebuah risiko yang terjadi ketika ada properti yang rusak atau kekuatannya sudah mulai berkurang. Di samping itu, hal ini juga dapat terjadi saat bahan property tersebut mempunyai kualitas yang sangat rendah saat proses pembuatannya.

Kerusakan properti terkadang begitu parah sehingga mengganggu kegiatan perencanaan penjualan dan operasi perusahaan. Tidak hanya itu, ada pula yang rusak pada beberapa bagian saja. Namun, tetap saja hal tersebut membuat perusahaan harus menyiapkan incremental cost khusus untuk menyelesaikannya. Kecuali jika bagian tersebut memang ada yang bisa diasuransikan sehingga dana dicover asuransi seluruhnya.

Terkait dengan hal tersebut, maka pastikan bahwa semua properti yang Anda miliki dapat diasuransikan. Setelah itu, mendaftarlah pada asuransi AIA Mandiri untuk mendapatkan pelayanan dan fasilitas asuransi terbaik. Anda pun aman, kerugian yang ditanggung bisa kembali, dan tentunya asuransi berjalan.

Baca Juga : Pahami Arti Subrogation dalam Asuransi Secara Lengkap

Contoh Pure Risk Asuransi

Contoh Pure Risk Asuransi
Sumber Foto : Saylordotorg.github.io

Agar Anda lebih mudah memahami perihal pure risk dalam asuransi, maka kali ini akan diberikan contoh mengenai risiko murni dalam asuransi tersebut secara gamblang. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, pure risk merupakan risiko yang apabila tidak terjadi, maka Anda tidak akan dirugikan dan tidak pula diuntungkan.

Dalam hal ini, contoh pure risk adalah bencana banjir. Ketika banjir melanda tempat tinggal Anda, maka Anda pasti akan dirugikan karena rumah menjadi porak-poranda, barang-barang yang dimiliki hanyut, bangunan rusak, dan masih banyak lagi kerugian lainnya. Akan tetapi, jika banjir itu tidak terjadi, maka Anda tidak rugi dan tidak pula diuntungkan, bukan? Saat banjir tidak terjadi, apakah harta benda Anda bertambah? Tentu saja tidak. Inilah yang dinamakan pure risk.

Contoh berikutnya adalah kebakaran. Saat kebakaran tidak terjadi, harta Anda akan tetap dan tidak bertambah. Dalam hal tersebut tidak ada keuntungan dan juga tidak ada kerugian. Namun, saat kebakaran terjadi, sebagian harta Anda akan hilang dilalap si jago merah.

Demikianlah pembahasan gamblang yang dapat disampaikan mengenai pure risk dalam asuransi. Pada dasarnya, pure risk adalah risiko yang bisa terjadi pada pemegang atau nasabah asuransi yang tidak bisa diprediksi. Sekarang Anda sudah mengetahui juga apa itu pure risk beserta manfaat dan contohnya. Oleh sebab itu, jangan lupa untuk segera mendaftar produk asuransi yang diinginkan di asuransi AIA. Sebab, AIA sudah pasti menyediakan fasilitas asuransi terbaik yang akan membuat Anda tenang dan nyaman dalam berasuransi dan tetap sesuai dengan budget.

Ingin Konsultasi Asuransi? Hubungi Nomor HP/WA : 081803081010

Leave a Comment